gambar bisa dicari di google
Kabel
jumper adalah kabel elektrik yang memiliki pin konektor di
setiap ujungnya dan memungkinkanmu untuk menghubungkan dua komponen yang
melibatkan Arduino tanpa memerlukan solder.
Konektor yang ada pada ujung kabel terdiri atas dua jenis yaitu konektor jantan (
male connector) dan konektor betina (
female connector).
macam - macam kabel jumper:
1. male to male
Jenis yang pertama adalah male to male. Penggunaan kabel jumper jenis ini sangat cocok untuk membuat rangkaian elektronik di breadboard.
2. male to female
Kabel jumper yang satu ini memiliki ujung konektor yang berbeda pada tiap ujungnya, yaitu
male dan
female. Biasanya kabel ini digunakan untuk menghubungkan komponen elektronika selain Arduino ke
breadboard maupun ke Arduino sendiri.
3. female to female
Jenis kabel jumper yang terakhir adalah kabel
female to female. Kabel ini sangat cocok untuk menghubungkan antar komponen yang memiliki
header male. contohnya seperti sensor ultrasonik
HC-SR04, sensor suhu
DHT, dan masih banyak lagi.
Spesifikasi Kabel Jumper Arduino
Spesifikasi kabel
jumper Arduino yang baik adalah kabel yang agak lentur dengan konektor yang agak keras dan sulit untuk dilepaskan dari ujung kabel.
Kabel jumper yang keras dan kaku serta memiliki konektor lunak akan
lebih mudah rusak saat digunakan. Jadi perhatikan dua hal ini saat ingin
membeli kabel
jumper yah!
Pastikan juga panjang kabel
jumper yang kamu butuhkan sesuai dengan yang kamu beli. Karena kabel
jumper yang terlalu panjang maupun terlalu pendek akan menyulitkanmu dalam membuat rangkaian.
Apa Fungsi Warna Pada Kabel Jumper?
Saat membeli kabel
jumper, kamu mungkin akan melihat warna kabel yang berwarna-warni. Ada hitam, putih, hijau, merah, kuning, dan sebagainya.
Pada dasarnya semua fungsi kabel
jumper itu sama. Tidak ada fungsi khusus untuk tipa warna. Perbedaan warna tersebut hanya untuk memudahkan kamu saat membuat rangkaian.
tulisan nyontek dari:https://www.aldyrazor.com/2020/04/kabel-jumper-arduino.html